Bolehkah Pakai Sepatu High Heels Saat Hamil?

Sepatu high heels memang tidak bisa terpisahkan dari wanita. Hal ini mungkin berat dialami jika Anda sehari-hari terbiasa mengenakan sepatu heels untuk beraktivitas. Lalu, bolehkah wanita pakai high heels saat hamil?

Pada artikel ini, akan dibahas mengenai risiko memakai sepatu hak tinggi saat hamil. Ada banyak alasan mengapa Anda harus memberikan kaki Anda beristirahat selama kehamilan, karena kondisi kaki yang rileks akan berpengaruh baik terhadap tubuh dan kehamilan, begitupun sebaliknya.

Apa risiko yang mungkin terjadi jika pakai high heels saat hamil?

Ada beberapa risiko yang dihadapi wanita jika memakai high heels saat hamil, di antaranya adalah:

1. Kram pada betis kaki

Bila Anda memakai sepatu high heels dalam jangka waktu yang lama, otot betis Anda berada dalam posisi menunjang badan dengan saraf kaki yang menegang. Hal ini menyebabkan kram pada otot kaki dan tungkai, dan akan semakin buruk jika dipakai pada saat kehamilan.

2.  Sakit pada punggung

Sepatu hak tinggi dipakai dengan tujuan mengubah postur tubuh Anda. Otot-otot panggul Anda akan condong ke depan dan memberikan posisi tubuh yang tegak. Nah, sayangnya saat hamil berat badan Anda akan naik hampir dua kali lipat dari berat badan sebelumnya

Dengan memakai heels, Anda akan menempatkan tekanan yang lebih besar pada bagian panggul dan tulang belakang, karena Anda harus menyeimbangkan berat tubuh dan berat kehamilan pada tubuh bagi depan Anda. Hal ini menyebabkan nyeri di sekitar sendi dan ligamen punggung bawah dan daerah panggul.

3. Pembengkakan pada kaki

Sebuah kondisi medis yang dikenal sebagai edema atau bengkak di pergelangan kaki sangat umum terjadi selama kehamilan. Pakai high heels saat hamil akan menyebabkan bengkak pada kaki, terutama jika kehamilan sudah memasuki trimester akhir. Cairan tubuh akan lebih banyak terisi pada bagian bawah tubuh Anda, dan maka itu akan terjadi pembengkakan selama kehamilan.

4. Kurangnya keseimbangan

Pakai high heels saat hamil akan berpengaruh pada kekuatan di pergelangan kaki Anda yang cenderung berkurang karena kelebihan berat badan dan perubahan hormonal dalam tubuh. Ini adalah alasan mengapa ibu hamil memiliki keseimbangan yang rendah. Ketika Anda mengenakan sepatu hak tinggi, Anda akan berpotensi kehilangan keseimbangan dan terjatuh, yang akan menyebabkan cedera pada Anda dan janin.

Kesimpulannya

Selama kehamilan, Anda bereaksi lebih lambat untuk mengatisipasi situasi yang terjadi sebelum jatuh. Risiko semakin besar terjadi jika Anda pakai sepatu high heels saat hamil, terutama di sekitar trotoar, tangga, dan jalanan yang tidak beraspal.

Saat hamil, kaki Anda juga akan mengalami perubahan. Rata-rata, antara usia kehamilan menjelang 13 sampai 35 minggu, kaki Anda akan membengkak disebakan oleh cairan, lemak, dan berat badan. Pada saat yang sama, hormon relaksin akan menyebabkan jaringan lunak pada kaki menjadi kaku, sehingga tidak dapat menimbulkan kondisi yang rileks dan ini menjadi salah satu sumber sakit kaki pada wanita hamil.

The post Bolehkah Pakai Sepatu High Heels Saat Hamil? appeared first on Hello Sehat.



http://ift.tt/eA8V8J

from Hello Sehat http://ift.tt/2lf3yyb
via Obat Penumbuh Rambut