Tips Agar Tubuh Tetap Bugar Selama Penerbangan Jauh

Bagi Anda yang gemar berpergian dengan pesawat, salah satu masalah yang kerap Anda hadapi mungkin adalah waktu perjalanan yang panjang. Menghabiskan waktu dalam jangka panjang di pesawat tentu membuat tubuh Anda tidak nyaman. Padahal, Anda tentu ingin tetap terlihat dan merasa segar ketika Anda tiba ditujuan. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan.

Apa yang terjadi pada tubuh selama penerbangan jauh?

Kaki bengkak, tenggorokan dan mata kering, nyeri kepala, dan dehidrasi mungkin adalah beberapa hal yang sering Anda rasakan saat berpergian dengan pesawat dalam waktu yang lama.

Kebanyakan pesawat terbang pada ketinggian 35.000 kaki di atas permukaan laut. Pada ketinggian ini, lapisan udara semakin tipis dan tekanan udara semakin turun. Untuk mengatasi hal ini, kabin pesawat didesain khusus agar dapat mempertahankan tekanan seperti pada ketinggian 7000 kaki, namun demikian tetap saja hal ini membuat Anda seperti duduk di atas gunung selama berjam-jam.

Dampaknya, tekanan udara yang lebih rendah dan kadar oksigen yang lebih tipis di udara bebas membuat oksigen dalam tubuh Anda ikut menurun. Tidak hanya itu, penurunan tekanan udara juga sering membuat seseorang menjadi kembung dan mengalami sakit pada telinga.

Selain itu, kelembaban yang rendah juga membuat kulit dan mata Anda menjadi kering. Tidak hanya itu, udara yang kering juga mempengaruhi lapisan pada saluran pernapasan. Saat lapisan saluran napas kehilangan kelembabannya, maka fungsinya sebagai pelindung tubuh juga akan menurun. Akibatnya, kemampuannya untuk menangkap kuman yang masuk melalui udara akan berkurang.

Tidak hanya tekanan udara yang dapat menjadi masalah, terlalu lama duduk juga dapat menyebabkan penumpukan cairan pada kaki yang membuat kaki menjadi bengkak.

Bagaimana agar tubuh tetap segar bugar setelah penerbangan jauh?

1. Jagalah cairan tubuh Anda

Menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi dengan baik adalah salah satu kunci agar tetap segar sepanjang perjalanan. Udara yang kering membuat Anda membutuhkan cairan yang lebih banyak dari biasanya, dan dehidrasi dapat membuat kulit Anda semakin kering. Jangan ragu untuk meminta air putih kepada pramugari untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh Anda. Hindari minuman yang mengandung kafein, alkohol, dan pemanis buatan. Kafein, alkohol, dan gula dapat membuat Anda kehilangan lebih banyak cairan daripada yang Anda konsumsi,

2. Lawan udara kering

Selain mencukupi kebutuhan cairan dari dalam tubuh, Anda dapat menggunakan pelembab kulit agar tubuh Anda tidak kering. Bawalah pelembab kulit ukuran kecil yang diperbolehkan dibawa ke dalam kabin, dan oleskan pelembab tersebut sesering mungkin untuk mencegah kulit Anda kehilangan kelembabannya.

Untuk mata, Anda dapat membawa tetes mata yang berisi air mata buatan (artificial tears) agar mata Anda tidak terasa kering. Hal ini penting dilakukan, terutama jika Anda memakai lensa kontak.

3. Siasati perubahan tekanan pada telinga

Perubahan tekanan udara, terutama saat lepas landas dan mendarat sering kali membuat telinga terasa tidak nyaman atau bahkan nyeri. Hal ini disebabkan karena tuba eustachius, sebuah saluran yang menghubungkan rongga telinga dengan udara luar terus membuka dan menutup, berusaha menyeimbangkan tekanan udara di dalam telinga Anda dengan udara luar.

Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat mencoba mengunyah permen, menguap, atau menelan ludah. Kegiatan ini dapat membantu agar tuba eustachius Anda teatp terbuka. Selain itu, menggunakan ear plug juga dapat membantu memperlambat perubahan tekanan udara ke telinga Anda.

Jika Anda sedang flu, kondisi tekanan udara pada kabin dapat memperburuk nyeri telinga dan hidung yang tersumbat. Anda dapat menggunakan semprotan hidung atau nasal spray satu hari sebelum terbang dan mengulanginya setiap dua jam selama berada di dalam pesawat.

4. Banyak bergerak

Posisi kursi yang tegak dan sempit, serta duduk dalam waktu lama tentu membuat Anda merasa tidak nyaman. Namun tidak hanya itu, posisi ini dapat mengganggu sirkulasi darah, akibatnya akan lebih terasa pada penumpang dengan usia lanjut.

Civil aviation authority (CAA) memperingatkan bahwa duduk dalam penerbangan selama lebih dari empat jam dapat meningkatkan risiko mengalami DVT (deep vein thrombosis) atau terbentuknya sumbatan pada vena di kaki. Hal ini biasanya membuat kaki bengkak dan menurunkan sirkulasi oksigen di seluruh tubuh.

Untuk mencegahnya, Anda dapat berdiri dan berjalan-jalan setiap satu hingga dua jam selama beberapa menit untuk memperlancar aliran darah di seluruh tubuh. Beberapa maskapai penerbangan biasanya juga memberikan tips-tips untuk melakukan olahraga ringan di tempat duduk, Anda dapat membacanya di majalah yang biasa terdapat pada tempat kursi. Anda juga disarankan untuk mengenakan pakaian yang longgar, karena pakaian yang ketat dapat turut memperlambat sirkulasi dalam tubuh.

5. Tingkatkan pertahanan tubuh sebelum terbang

Lingkungan kabin yang tidak terlalu kondusif bagi kesehatan membuat kondisi imun Anda menurun. Untuk menyiasatinya, Anda dapat mengonsumsi yogurt setiap hari selama beberapa sebelum terbang. Kandungan probiotik yang terkandung di dalamnya dapat memperkuat sistem pertahanan di usus dan seluruh tubuh. Anda juga dapat meningkatkan imunitas tubuh dengan mengonsumsi banyak sayur dan buah sebelum melakukan perjalanan jauh. Selain itu, beberapa penelitian kecil juga mengatakan bahwa mengonsumsi vitamin D dapat meningkatkan sistem imun dan melindungi Anda dari flu.

The post Tips Agar Tubuh Tetap Bugar Selama Penerbangan Jauh appeared first on Hello Sehat.



http://ift.tt/eA8V8J

from Hello Sehat http://ift.tt/2k0Felg
via Obat Penumbuh Rambut