Ngidam sering dialami oleh ibu hamil, walaupun tidak semua ibu hamil mengalami ngidam. Ngidam biasanya diartikan sebagai keinginan ibu hamil untuk makan makanan tertentu dan biasanya dengan permintaan khusus dan sulit dicari, seperti mangga muda, buah kecapi, kue yang dibuat oleh ibu mertua, dan lainnya. Ngidam juga kadang diartikan sebagai permintaan jabang bayi. Jika ngidamnya tidak dituruti, biasanya ibu takut janinnya mendapat masalah.
Arti ngidam bagi tubuh
Tidak ada yang mengetahui mengapa ngidam terjadi, ada yang mengatakan bahwa ngidam merupakan tanda tubuh ibu hamil sedang kekurangan beberapa zat gizi sehingga ngidam adalah cara tubuh untuk meminta apa yang tubuh perlukan. Seperti dilansir dari webmd, ngidam bukan berarti tubuh benar-benar membutuhkan makanan tertentu yang Anda inginkan, tetapi mungkin tubuh perlu sesuatu (zat gizi) yang di dalam makanan tersebut. Selera Anda menafsirkannya sebagai keinginan untuk sesuatu yang spesifik. Banyak ahli mengatakan indra pengecap pada lidah memainkan peran dalam bagaimana kita menafsirkan kebutuhan tubuh kita.
Apa artinya saat kita ngidam?
Ngidam mungkin merupakan pesan dari otak mengenai kebutuhan Anda, perut Anda sedang lapar atau Anda membutuhkan zat gizi tertentu. Stres, cemas, dan emosi dapat berdampak pada kebutuhan akan makanan tertentu. Biasanya Anda ingin mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat ketika merasa down atau stress, seperti roti, biskuit dan makanan manis, karena makanan ini memiliki efek menenangkan dan meningkatkan kadar zat kimia dalam otak yang menghasilkan suasana hati senang (serotonin). Contoh lainnya, yaitu jika ibu hamil ngidam burger, daging, atau kentang goreng, mungkin ibu sedang membutuhkan protein, natrium, dan kalium. Cokelat atau es krim mungkin merupakan tanda tubuh ibu membutuhkan kalsium atau lemak.
Beberapa contoh arti ngidam bagi tubuh, yaitu:
- Ngidam es batu, berhubungan dengan kebutuhan zat besi. Memakan atau mengunyah es batu dapat mengurangi peradangan pada mulut dan lidah yang diduga menjadi tanda anemia.
- Ngidam makanan asam, berhubungan dengan kebutuhan vitamin C. Selera berubah selama kehamilan sehingga Anda ingin makan makanan yang berasa asam.
- Ngidam acar, berhubungan dengan kebutuhan garam. Tidak ada bukti yang mendukung ini, tetapi beberapa ibu bilang ini renyah dan berasa asam sehingga memberi kepuasan pada mereka.
- Ngidam es krim, berhubungan dengan kebutuhan lemak, gula, dan garam. Manis, dingin, dan creamy membuat ibu hamil ingin memakannya.
- Ngidam cokelat, berhubungan dengan kebutuhan magnesium. Cokelat merupakan sumber magnesium, tetapi kacang yang juga mengandung magnesium jarang menjadi makanan yang diinginkan oleh para ibu hamil. Jadi pilihan keinginan untuk makan sesuatu lebih dikarenakan oleh faktor rasa yang enak dan manis.
Namun, tidak ada data yang dapat membuktikan penjelasan di atas adalah benar. Tidak ada data yang menjelaskan bahwa ngidam berhubungan dengan sesuatu yang dibutuhkan tubuh ibu hamil atau janinnya, dan juga tidak ada data yang menunjukkan bahwa ngidam merupakan sesuatu yang berbahaya bagi ibu hamil maupun janinnya.
Beberapa peneliti tidak menyetujui jika ngidam merupakan tanda bahwa tubuh sedang kekurangan zat gizi. Studi menunjukkan bahwa kadar hormon yang tinggi selama kehamilan dapat mengubah rasa dan bau, sehingga ibu hamil ingin makan makanan tertentu karena menurutnya makanan tersebut mempunyai rasa dan bau yang menarik.
Ngidam merupakan hasil dari pengaruh biologis (perubahan hormon selama kehamilan yang berdampak pada rasa dan bau), psikologis, dan lingkungan. Selain itu, perilaku ngidam ibu hamil juga dipengaruhi oleh kebudayaannya, karena pesan yang ibu terima saat hamil mengenai apa yang harus ibu hamil makan dapat menyebabkan ibu mengonsumsi makanan atau minuman tersebut lebih banyak.
Tak semua ngidam harus dipenuhi
Tidak ada penjelasan yang dapat diterima yang mampu menjelaskan apa yang sedang terjadi pada tubuh saat ngidam. Namun, di balik keinginan ibu yang banyak saat ngidam, sebaiknya tetap memperhatikan apakah makanan yang diminta ibu saat ngidam menyehatkan atau membawa dampak buruk. Jangan sampai karena alasan ngidam, ibu banyak mengonsumsi makanan yang justru membahayakan ibu dan janin.
Misalnya, ibu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, gula, dan garam karena sedang ngidam fastfood. Konsumsi banyak fastfood dapat berdampak pada tekanan darah ibu, menyebabkan kembung, membuat pergelangan kaki bengkak, serta makan terlalu banyak gula dapat menambah beban pada pankreas.
Tetap perhatikan asupan makanan ibu supaya kebutuhan zat gizi penting yang diperlukan ibu hamil dan janin tetap terpenuhi dan membawa manfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Sebaiknya makan makanan yang sehat saat ngidam, walaupun keinginan untuk makan makanan saat ngidam tidak dapat ditentukan.
Cara menghadapi ngidam
Berikut ini merupakan beberapa cara untuk mengelola ngidam Anda:
- Jangan biarkan diri Anda membentuk kebiasaan tersebut. Jika Anda ingin camilan di antara waktu makan besar Anda, sebaiknya Anda makan buah-buahan.
- Bila Anda sering lapar, sebaiknya makan lebih sering dengan porsi kecil. Tetap perhatikan asupan dengan gizi lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
- Belajar untuk mengelola stres Anda, lakukan sesuatu yang menarik yang dapat membantu meringankan beban Anda. Hal ini bertujuan untuk mencegah munculnya keinginan untuk makan makanan tertentu saat Anda stres.
- Lakukan pekerjaan yang bisa Anda nikmati dan membuat Anda senang, seperti mendengarkan musik, menelepon teman, istirahat, dan lainnya. Hal ini membantu tubuh Anda merasa nyaman dan rileks.
BACA JUGA
- Ngidam Saat Hamil, Kenapa Bisa Terjadi?
- Pregnancy Glow: Benarkah Kulit Ibu Hamil Lebih Berseri?
- Apakah Ibu Hamil Perlu Minum Susu Hamil?
The post Apa Artinya Kalau Ibu Hamil Ngidam Makanan Tertentu? appeared first on Hello Sehat.
http://ift.tt/eA8V8J
from Hello Sehat http://ift.tt/2jTToEB
via Obat Penumbuh Rambut