4 Hal yang Perlu Dilakukan Agar Tak Mudah Tertular Kudis

Kudis atau scabies adalah penyakit kulit yang menyebabkan rasa gatal dan sangat mudah menular antar manusia, diperkirakan setiap tahunnya ada 300 juta kasus di seluruh dunia. Biasanya jika ada satu anggota keluarga yang menderita kudis, maka kemungkinan besar anggota keluarga lainnya pun akan menderita hal yang sama. Hal ini juga sering terjadi pada anak-anak yang tinggal di sebuah asrama, di mana biasanya seluruh penghuninya bisa tertular kudis hanya dari satu orang saja.

Oleh karena karakteristiknya yang sangat mudah menular inilah, perlu kita ketahui bagaimana cara untuk mencegah penularan Sarcoptes scabiei, tungau yang menyebabkan kudis. Terutama apabila orang dekat Anda menderita kudis, maka Anda pun berisiko tinggi tertular kudis.

Apa penyebab kudis?

Kudis disebabkan oleh sebuah tungau yang disebut sebagai Sarcoptes scabiei. Tungau ini memiliki ukuran yang sangat kecil sehingga dengan mata telanjang tidak bisa dilihat. Perlu digunakan mikroskop untuk dapat melihat tungau ini. Ketika berada di kulit manusia, Sarcoptes scabiei akan membuat terowongan di bawah kulit dan meletakkan telurnya di dalam terowongan tersebut, menimbulkan warna kemerahan dan rasa gatal di kulit.

Ciri dan gejala kudis

Tanda dan gejala kudis paling sering adalah rasa gatal yang hebat, biasanya terjadi pada malam hari, disertai lesi kemerahan yang menonjol pada kulit. Bagian tubuh seperti pergelangan tangan, siku, ketiak, sela-sela jari, pinggang, dan bokong merupakan yang paling umum mengalami keluhan, meskipun tidak terbatas pada daerah itu saja dan bisa menyerang seluruh permukaan kulit. Jika diamati, terkadang akan terlihat terowongan yang dihasilkan oleh tungau dalam bentuk lesi garis kemerahan yang sering ditemukan di sela-sela jari.  

Bagaimana seseorang bisa tertular kudis?

Sarcoptes scabiei menular lewat kontak yang erat seperti berpegangan tangan atau hubungan seksual. Tungau ini juga dapat menular lewat barang-barang pribadi yang dipakai secara bergantian seperti pakaian, handuk, atau sprei tempat tidur. Oleh karena sangat mudah menular lewat kontak fisik, biasanya kudis sering ditemukan pada satu keluarga, tempat penitipan anak, asrama, atau sebuah tim olahraga.

Yang menjadi masalah, adalah gejala kudis pada orang yang baru pertama kali tertular, biasanya baru muncul 2 bulan setelah terinfeksi.

Bagaimana cara mengobati kudis?

Obat yang dapat diberikan untuk menghilangkan kudis adalah salep permethrin 5% dan gamexan 1%. Pengobatan disarankan juga diberikan kepada orang-orang yang dekat dengan pasien, karena selain mereka berisiko tinggi tertular, ditakutkan pasien juga mengalami infeksi ulang ketika sudah sembuh nantinya.

Bagaimana agar tak tertular kudis?

Prinsip dalam mencegah penularan kudis adalah membunuh tungau yang masih hidup. Oleh karena itu, beberapa hal perlu dilakukan untuk membunuh tungau dan mencegah penularan terjadi:

  1. Cuci semua pakaian dan sprei tempat tidur. Gunakanlah air panas dan sabun untuk mencuci semua pakaian, handuk, dan sprei, atau jika perlu direbus untuk membunuh tungau yang masih tertinggal.
  2. Biarkan tungau mati kelaparan. Untuk benda-benda yang tidak dapat dicuci, Anda dapat memasukkan benda-benda tersebut ke dalam plastik tertutup dan letakkan di tempat yang jarang dijangkau selama beberapa minggu. Tungau akan mati dalam beberapa hari ketika dibiarkan tanpa makanan
  3. Hindari kontak. Oleh karena kudis menular lewat kontak fisik, hindari kontak erat dengan pasien kudis seperti berhubungan seksual. Hindari kebiasaan saling menggunakan barang-barang pribadi seperti handuk yang dapat menularkan kudis.
  4. Bersihkan seluruh ruangan di rumah. Dengan menggunakan mesin penyedot debu (vacuum cleaner), bersihkan semua karpet dan furnitur yang ada di dalam rumah.

Mencegah penularan kudis perlu disiplin yang tinggi. Cara-cara di atas wajib dilakukan pada saat sebelum memulai terapi dengan pengobatan karena apabila tidak dilakukan tindakan pencegahan maka akan sangat mudah menular dan tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya infeksi ulang pada pasien kudis yang sudah sembuh.

The post 4 Hal yang Perlu Dilakukan Agar Tak Mudah Tertular Kudis appeared first on Hello Sehat.



http://ift.tt/eA8V8J

from Hello Sehat http://ift.tt/2l5TWsP
via Obat Penumbuh Rambut