Naik tangga saat hamil memang bukan aktivitas yang dianjurkan oleh dokter kandungan dan para ahli. Salah satu risiko fatal yang bisa terjadi sebagai akibat dari naik tangga adalah jatuh atau tersandung dari tangga. Jatuh dari tangga pada awal kehamilan dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur.
Selama kehamilan awal tubuh masih bisa bereaksi dan beradaptasi pada keseimbangan, maka Anda yang hamil masih bisa mempertahankan keseimbangan saat naik tangga. Setelah kehamilan Anda mulai membesar gravitasi tubuh Anda mulai berkurang, sehingga risiko jatuh akibat tidak seimbang akan lebih besar.
Risiko naik tangga saat hamil
1. Kehabisan napas
Ketika seorang wanita naik tangga saat hamil, ia bisa berisiko mengalami kehabisan napas dan menyebabkan terengah-engah. Kondisi ini bisa berbahaya bagi janin karena suplai oksigen dapat berkurang ke dalam rahim.
2. Tersandung lalu jatuh
Ketika usia kehamilan mulai membesar, salah satu yang harus Anda hindari adalah naik tangga. Ini adalah alasan utama mengapa wanita hamil harus menghindari naik tangga. Seperti penejelasan di atas, seiring membesarnya perut Anda semakin berkurang pula sensitivitas keseimbangan tubuh. Keseimbangan yang hilang dapat membuat Anda tersandung lalu jatuh dari tangga.
3. Terlalu berat untuk menaiki tangga
Setelah Anda telah menyeberangi beberapa bulan selama kehamilan, Anda mulai merasakan tekanan berat pada punggung Anda. Berat ini menarik Anda ke bawah menyebabkan Anda jatuh atau merasa pusing. ada saat-saat Anda akan mulai kehilangan keseimbangan pada kaki Anda. Anda juga harus menopang kekuatan lengan dan telapak tangan untuk menarik tubuh bergerak keatas.
4. Kaki bengkak
Masalah umum yang terjadi selama kehamilan adalah kaki yang bengkak. Ketika kaki Anda mulai membengkak, baiknya Anda mulai menghindari tangga sedikit apapun jumlah anak tangganya. Ini hanya akan menambah lebih banyak tekanan pada kaki Anda. Sehingga pembengkakan kaki akan menyebar ke atas (bagian kaki lainnya, bisa sampai ke paha) dan memengaruhi cara dan kenyamanan berjalan Anda selama proses kehamilan.
Siapa saja yang dianjurkan tidak naik tangga saat hamil?
Jika Anda mengalami salah satu kondisi di bawah ini, ada baiknya hindari naik turun tangga selama kehamilan, karena risiko Anda menjadi lebih tinggi:
- Anda pernah mengalami perdarahan pada trimester pertama dan kedua.
- Riwayat kehamilan Anda berisiko keguguran.
- Anda mengidap diabetes atau rendahnya kekebalan tubuh, kehamilan Anda bisa berisiko.
- Jika Anda telah mengalami keguguran di masa lalu.
- Usia saat lebih dari 35 tahun.
- Anda sering menderita pusing berat atau pingsan.
- Jika Anda hamil anak kembar atau lebih dari dua janin dalam perut.
The post Hati-hati Risiko Sering Naik Tangga Saat Hamil appeared first on Hello Sehat.
http://ift.tt/eA8V8J
from Hello Sehat http://ift.tt/2lpQMAm
via Obat Penumbuh Rambut